• Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

    Bergabunglah dengan 7 pengikut lainnya

Lagi Lagi Gempa, kali ini Padang dan Jambi

Gempa 7,6 pada skala Richter yang berpusat di 57 km dari Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), 30 september 2009 pukul 17.16 WIB, juga menggoyang wilayah Provinsi Jambi dan tsunami baru terjadi di Amerika.

Di Kota Jambi, goyangan gempa menyebabkan para pasien rumah sakit, penghuni gedung/rumah, dan pusat perbelanjaan panik. Pasien di RS St Theresia, Jalan Dr Soetomo, Pasar, Jambi, dan para pengunjung Ramayana dan Word Trade Centre (WTC), Jalan Sultan Thaha, Pasar, berhamburan keluar menyelamatkan diri. Bahkan terjadi pula kebakaran dibeberapa daerah di padang.

Di Bungo, selain menggoyang rumah, gempa yang berlangsung kurang dari 1 menit itu juga menggoyang kabel listrik serta dahan-dahan pohon, sementara warga berhamburan keluar rumah. Gempa juga sempat mengganggu arus telekomunikasi seluler maupun telepon rumah.

Goyangan cukup kuat juga dirasakan warga pesisir Tanjab Timur, yakni Kecamatan Nipahpanjang dan Muarasabak. Warga langsung berhamburan keluar saat rumah mereka terasa bergoyang. Mereka takut masuk dan memilih berkumpul di tangah jalan.

Letak wilayah Tanjab Timur yang di pesisir pantai, membuat warga takut. Mereka ada yang melihat sungai dan parit untuk melihat gejala menyusutnya air. kalau air tiba-tiba surut secara drastis, itu tanda-tanda tsunami.

Beberapa pengendara sepeda motor mengaku seolah kendaraan mereka berjalan di jalan bergelombang saat gempa terjadi. Kabel listrik sempat bergoyang. “Yang sangat terasa bangunan beton, sementara bangunan papan tidak begitu terasa,” kata Ahmad.

Semua siaran televisi menyiarkan berita tentang gempa, banyak yang berempati ketika semua orang menyaksikan berita tersebut. Indonesia dinyatakan rawan akan gempa, sejak dahulu pulau Sumatra, jawa, dan papua pernah terjadi gempa dengan kekuatan yang sama sekitar tahun 1970-1980an dan belakangan ditahun 2000an terbukti bahwa Indonesia sering terjadi gempa.

Tentu masih melekat dalam benak saya ketika gempa 7.3 SR terjadi pada tanggal 2 september 2009 pukul 14:55 WIB 8.24 LS – 107.32 BT 7.3 SR 30 Km 142 km BaratDaya TASIKMALAYA-JAwa. Saat itu saya sedang berada di salah satu gedung Gunadarma lantai 3, begitu terasanya gempa yang terjadi sehingga banyak orang berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Ini sangat mengkhawatirkan penduduk bangsa Indonesia, diharakan pemerintah benar-benar serius menghadapi masalah ini.

Mari kita doakan untuk yang tertimpa musibah ini agar diberikan ketabahan.

salah satu reruntuhan bangunan gempa di padang

salah satu reruntuhan bangunan gempa di padang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: